Minggu, 03 Mei 2020

AVL TREE...

Data Structure
=== AVL Tree ===      

* Chapter One : Definition
AVL adalah balanced binary search tree dimana ia memiliki perbedaan jumlah node pada subtree kiri dan subtree kanannya maksimal 1 (atau dapat dikatakan antara tingginya sama atau selisih satu).
 
 
Cara menentukan Height dan Balance Factor :

Height :
- Jika node (root) tidak memiliki subtree heightnya = 0
- Jika node adalah leaf, height =  1
- Jika internal node, maka height =  height tertinggi dari anak + 1

Balance Factor :
-selisih height antara anak kiri dan kanan, jika tidak memiliki anak, dianggap 0.
 
          * Chapter Two : Function

Untuk menjaga tree tetap imbang, setelah penyisipan sebuah node, dilakukan pemeriksaan dari node baru → root. Node pertama yang memiliki |balance factor| > 1 diseimbangkan. Proses penyeimbangan dilakukan dengan: Single rotation dan Double rotation.

 * Chapter Three : Operations Insertion

Insert suatu node pada AVL sama halnya pada insert node pada binary search tree, dimana node baru diposisikan sebagai leaf. Setelah memasukkan node baru, maka harus dilakukan penyeimbangan kembali pada path dari node yang baru di insert atau path terdalam. Namun biasanya, path terdalam adalah path dari node yang baru saja di insert.

Ada 4 kasus yang biasanya terjadi saat operasi insert dilakukan, yaitu :

anggap T adalah node yang harus diseimbangkan kembali


- Kasus 1 : node terdalam terletak pada subtree kiri dari anak kiri T (left-left)

- Kasus 2 : node terdalam terletak pada subtree kanan dari anak kanan T (right-right)
- Kasus 3 : node terdalam terletak pada subtree kanan dari anak kiri T (right-left)
- Kasus 4 : node terdalam terletak pada subtree kiri dari anak kanan T (left-right)

Ke-4 kasus tersebut dapat diselesaikan dengan melakukan rotasi

- Kasus 1 dan 2 dengan single rotation
- Kasus 3 dan 4 dengan double rotation

Single Rotation

Single rotation dilakukan bila kondisi AVL tree waktu akan ditambahkan node baru dan posisi node baru seperti pada gambar 2. T1, T2, dan T3 adalah subtree yang urutannya harus seperti demikian serta height- nya harus sama (≥ 0). Hal ini juga berlaku untuk AVL tree yang merupakan citra cermin (mirror image) gambar 2.






Double Rotation

Double rotation dilakukan bila kondisi AVL tree waktu akan ditambahkan node baru dan posisi node baru seperti pada gambar 3. T1, T2, T3, dan T4 adalah subtree yang urutannya harus seperti demikian. Tinggi subtree T1 harus sama dengan T4 (≥ 0), tinggi subtree T2 harus sama dengan T3 (≥ 0). Node yang ditambahkan akan menjadi child dari subtree T2 atau T3. Hal ini juga berlaku untuk AVL tree yang merupakan citra cermin (mirror image) gambar 3.
  
 

 * Chapter Four : Operation Deletion


Operasi penghapusan node sama seperti pada Binary Search Tree, yaitu node yang dihapus digantikan oleh node terbesar pada subtree kiri atau node terkecil pada subtree kanan. Jika yang dihapus adalah leaf, maka langsung hapus saja. Namun jika node yang dihapus memiliki child maka childnya yang menggantikannya. Namun setelah operasi penghapusan dilakukan, cek kembali apakah tree sudah seimbang atau belum, jika belum maka harus diseimbangkan kembali. Cara menyeimbangkannya pun sama seperti insertion.

 

   
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar